negara termin di dunia yang tidak di akui oleh negara lain

Kamis, 15 April 2010


negara termini di dunia yang tidak dia kui oleh negara satupun

Inilah 10 Negara Supermini Di Dunia, Luasnya Kurang Dari 1 Hektar

Ditulis dalam iseng-iseng, peristiwa oleh pimpii pada Maret 31, 2010
Ketika orang berpikir tentang negara-negara berukuran mini, tempat-tempat seperti Andorra, Monako, dan Luxembourg sering dijadikan contoh. Tapi tahukah anda bahwa negara-negara tersebut masih sangat besar dibandingkan dengan negara-negara ‘Supermini’ berikut yang tersebar di seluruh dunia.
Negara supermini ini, yang ukurannya bahkan kurang dari satu hektar, terbentuk karena berbagai alasan: dari artistik dan protes politik maupun alasan kuno untuk menghindari pajak. Dan meskipun rekan-rekan mereka yang lebih sah jarang mengenalinya sebagai entitas berdaulat, beberapa dari mereka bahkan sudah begitu jauh dengan rancangan konstitusi aneh, koin uang, dan menyelenggarakan pemilihan umum.
Berikut ini sepuluh dari contoh yang lebih terkenal.
10. Ladonia

Ukuran: 0,99 Km2
Pada tahun 1980, seniman Swedia Lars Vilks membangun serangkaian patung kayu dan batu di pantai dari cagar alam di Kullaberg Skane, Swedia. Sebuah karya seni yang terlihat seperti kastil aneh, akhirnya menjadi atraksi wisata yang populer. Mereka juga menimbulkan kemarahan dari dewan kota setempat, yang memutuskan bahwa Vilks telah secara ilegal membangun sebuah “rumah” dalam sebuah cagar alam dan menuntut bangunan tersebut dibongkar. Tidak mau melihat karya seninya dihancurkan, Vilks melakukan hal yang luar biasa: dia mengklaim hamparan pantai itu menjadi merdeka, berdaulat bangsa bebas dari hukum dan aturan dari pemerintah Swedia. Vilks menamai negara baru tersebut Kerajaan Ladonia. Pada tahun 2000-an, Vilks telah membangun sebuah populasi 14.000 – tak resmi, karena tak satu pun dari mereka benar-benar tinggal di sana. Mereka terdiri dari sesama teman artis dan pendukung lainnya. Kerajaan Ladonia juga diklaim memiliki mata uang (disebut Ortug) dan bahasa nasional sendiri.
Namun, negara yang masih muda ini tidak mengesankan Swedia, yang tidak pernah mengakuinya sebagai bangsa yang sah.
9. The Kingdom of Redonda

Ukuran: 2,02 Km2
Cerita mengenai Kerajaan Redonda telah dibangun selama bertahun-tahun oleh sejumlah artis dan novelis, jadi sejarah lebih dari campuran fakta dan fiksi. Di tahun 1800-an Matius D. Shiell, penduduk dari Pulau Montserrat Karibia, membuat klaim di pulau berbatu tak berpenghuni Redonda. Pulau ini sama sekali terpencil, sehingga Sheill pun tidak pernah tinggal di sana, tapi ia memerintah sebagai “Raja” dari jauh dan mewariskan mahkota kepada putranya MP Sheill pada tahun 1880.
Menurut legenda, Sheill bahkan menulis ke Inggris Ratu Victoria, dan meminta agar dia mengenalinya sebagai Raja dari pulau, dan bahwa dia tidak pernah memberontak terhadap Ratu. MP Sheill kemudian menjadi penulis terkenal, dan dialah yang pertama kali menceritakan kisah Redonda dan membentuk sebagian besar dari kebiasaan, termasuk bendera dan gaya pemerintahan (monarki absolut). Dia kemudian menyerahkan mahkota kepada temannya John Gawsworth, yang dikenal dengan nama Raja Juan I.
Sejak itu, mahkota dan kekuasaan atas 100 ‘warga’ Redonda’ sudah melewati beberapa tangan, dan hari ini terdapat tiga calon raja mengklaim diri sebagai Raja. Mungkin yang paling terkenal di antaranya adalah penulis Spanyol Javier Maria. Dia telah mengundang dalam upacara kerajaan Redonda sejumlah seniman, di antaranya Francis Ford Coppola, Ray Bradbury, dan Alice Munro.
8. The Republic of Minerva

Ukuran : 10 Km2
Negara Supermini sering dibentuk oleh kelompok-kelompok yang berharap dapat memajukan agenda politik dan bereksperimen dengan bentuk-bentuk baru pemerintahan, dan Republik Minerva mungkin yang paling terkenal.
Negara itu dibangun pada tahun 1972 oleh Michael Oliver, jutawan real estate yang membayangkan sebuah masyarakat tanpa pajak atau penyusupan sosial oleh pemerintah. Dia dan para pengikutnya melakukan pengerukan pasir untuk membuat sebuah pulau buatan di Pasifik Selatan, menyatakan negara baru itu disebut Republik Minerva.
Sekelompok pemukim tiba di pulau di bulan Januari 1972 setelah pembangunan sebuah menara kecil, negara ini mengibarkan bendera dan menyatakan diri berdaulat. Tidak seperti kebanyakan Negara Supermini lainnya, yang sebagian besar diabaikan oleh masyarakat internasional, Republik Minerva sebenarnya cukup menimbulkan perhatian di antara negara-negara Pasifik Selatan lainnya. Setelah Minerva mengeluarkan deklarasi kemerdekaan dan mulai mengeluarkan uang sendiri, diadakan rapat kecil antara Australia, Selandia Baru, Tonga, dan beberapa negara pulau lainnya untuk membicarakan implikasinya menjadi negara baru di kawasan ini.
Tonga segera menyatakan bahwa Minerva dan karang di dekatnya adalah bagian dari negara mereka, dan mengirim pasukan kecil untuk merebut kembali pulau dan menurunkan bendera Minerva. Republik Minerva kemudian ditinggalkan, tapi itu hanya yang pertama dari banyak negara pulau eksperimental, beberapa bahkan tetap eksis hingga hari ini.
7. The Dominion of Melchizedek

Ukuran : 36,26 Km2
Negara mini sering digunakan sebagai pelabuhan bebas pajak, pusat penipuan serta pencurian identitas, dan Dominion Melkisedek, tentunya merupakan salah satu contoh yang ekstrem. Bangsa yang baru dibentuk pada tahun 1986 oleh Evan David Pedley dan putranya Mark Logan Pedley. Menggunakan klaim kedaulatan sebagai perisai, selama beberapa tahun ini pulau di Pasifik Selatan (bagian dari Antartika) telah dioperasikan sebagai surga bagi bank palsu dan hampir berbagai penipuan. Dominion mengeluarkan paspor sebesar $ 10.000 per pieces dan diduga menjual izin usaha palsu yang digunakan oleh penipu antar negara untuk meyakinkan keaslian perusahaan mereka.
Negara telah berulang kali diberitakan sebagai sebuah tipuan yang terang-terangan oleh media, namun website negara ini masih terpelihara dan mudah menerima aplikasi untuk kewarganegaraan.
6. The Principality of Outer Baldonia

Ukuran : 0,01 Km2 atau 1 Hektar
Kerajaan Luar Baldonia dimulai pada tahun 1948 oleh seorang wartawan yang terkenal eksentrik bernama Russel Arundel. Dia memulai proyek negara ini setelah kepincut pada sebuah pulau kecil saat olahraga memancing di lepas pantai Nova Scotia di Kanada. Ia segera membeli pulau itu dan membangun sebuah pondok nelayan kecil serta mulai mengunjunginya di liburan akhir pekan untuk mabuk dengan teman-temannya.
Dalam salah satu sesi minum larut malam, Arundel dan teman-temannya mengarang Konstitusi dan Deklarasi Kemerdekaan untuk apa yang mereka sebut Kerajaan Luar Baldonia. Mereka memproklamirkan pemerintahan di antara kelompok (siapa saja yang menangkap ikan tuna dan membayar biaya langsung akan dinyatakan sebagai “pangeran”), dan mengembangkan mata uang sendiri. Mereka kemudian merilis sebuah Piagam Negara yang menyatakan pajak dan wanita dilarang di pulau, dan ekspor utama negara adalah botol-botol bir kosong.
Meskipun Baldonia hanya dianggap lelucon di antara teman-temanya, tapi Arundel melangkah lebih jauh dengan mendaftarkan nomor kantornya di Washington DC seperti yang dilakukan oleh Kedutaan Besar untuk Kerajaan lainnya.
5. Frestonia

Ukuran : 0,007 Km2 atau 0,7 Ha
Pada akhir 70-an, sekumpulan kecil gelandangan bagian dari wilayah Notting Hill London mendapat perhatian dunia setelah menyatakan kemerdekaan dari Britania. Masyarakat, yang menyebut dirinya Frestonia, terdiri dari para pendatang dan mereka yang telah terancam penggusuran oleh dewan kota setempat. Mau meninggalkan gaya hidup mereka, para penghuni bersatu, dan setelah pemungutan suara mutlak, menyatakan diri bangsa yang berdaulat di malam Halloween tahun 1977.
Mereka cepat ke Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan memperingatkan bahwa pasukan penjaga perdamaian akan diperlukan jika dewan kota mencoba untuk mengusir mereka dengan paksa. Karena liputan media sangat konstan, dewan kota kesulitan untuk mengusir Frestonians keluar dari lingkungan mereka.
Penduduk mendapat kesempatan untuk membangun bangsa mereka sendiri, mereka segera membuat surat kabar, perangko, lagu kebangsaan sendiri, dan bahkan lembaga film yang secara teratur menunjukkan rekaman konser Sex Pistols. Pada tahun 1982 The Clash bahkan datang ke masyarakat untuk merekam album mereka Combat Rock.
4. Talossa

Ukuran: tidak tentu, tapi termasuk bagian dari Milwaukee, Antartika, dan beberapa pulau-pulau Perancis
Internet telah menjadi benar-benar berperan untuk pembangun bangsa amatir, sebagai negara baru – banyak di antaranya hanya ada di atas kertas – dapat menggunakan situs Web dan blog sebagai cara untuk membangun populasi dan mencari dukungan bagi perjuangan mereka.
Mungkin tidak ada contoh yang lebih baik daripada Talossa ini, sebuah negara baru dibentuk pada tahun 1979 saat Robert Ben Madison dari Milwaukee, Wisconsin berumur 14 tahun. Ia secara resmi memisahkan diri dari Amerika Serikat pada tahun yang sama (meskipun hanya sebagai sebuah negara website) dan menempatkan dirinya sebagai monarki konstitusional dengan sebutan “Raja Ben”. Pada awalnya, Talossa hanya lelucon ( “Kerajaan” aslinya adalah kamar tidur Madison), tetapi pada tahun 1995 Talossa menjadi negara supermini pertama yang mendirikan sebuah website, dan dari sana para legenda dan keanggotaannya tumbuh dengan cepat. Tak lama kemudian ia mengembangkan sekte ini, dan konvensi yang disebut Talossafests secara rutin diselenggarakan di sekitar Milwaukee.
Sebagai sebuah ‘negara’, Talossa adalah salah satu yang sepenuhnya sadar budaya. Selain menulis lagu kebangsaan ( “Berdiri Tegak, Talossans”), yang paling mengesankan adalah sebuah kamus yang terdiri 25.000 kata dari bahasa yang diciptakan mereka sendiri, yang disebut Lidah Talossan.
Sebagai salah satu Negara Supermini tertua di dunia, Talossa telah menjadi terkenal di seluruh dunia. Hebatnya lagi pada tahun 2004, sekelompok warga memberontak terhadap mahkota dan membentuk Republik Talossa.
3. Hutt River Province

Ukuran : 74,85 Km2
Sedikit sekali Negara Supermini yang diakui oleh negara-negara yang lebih besar bahwa mereka “memisahkan diri” dari negara induknya, dengan pengecualian dari Australia ’s Hutt River Propinsi. Sejarahnya tahun 1970, ketika Leonard Casley, seorang petani dari luar kota Perth, berselisih dengan pejabat pemerintah atas kouta gandum. Karena tidak ada kompromi wajar yang dicapai, Casley mengambil celah dalam hukum Inggris dan menyatakan bahwa ia dan 75 kilometer persegi properti miliknya telah memisahkan diri dari negara bagian Australia Barat.
Sebuah kesalahan dan kelambanan dalam pemerintahan Australia dalam menanggapi klaim Casley, mengakibatkan Casley menerima sejumlah legitimasi luar biasa, dan ketika ia diancam akan dituntut ia hanya menyatakan dirinya sebagai “Yang Mulia, Pangeran Leonard dari Hutt,” dalam rangka mengambil keuntungan dari hukum kuno yang membuat raja kebal terhadap penangkapan.
Sejak saat itu, Provinsi Sungai Hutt, atau Kerajaan Hutt River, seperti yang sekarang dikenal, telah ada dalam wilayah abu-abu hukum. Penduduk tidak dikenakan pajak Australia, tetapi pemerintah masih tidak pernah secara resmi mengakui Negara Supermini ini sebagai entitas yang berdaulat. Setelah kemerdekaan Hutt River diperoleh secara de facto, Leonard segera menyusun rancangan undang-undang, bendera dan mata uang yang disebut Dollar Sungai Hutt.
Hingga hari ini Kerajaan dan Hutt River bahkan menjadi semacam tujuan wisata di mana pengunjung dapat membeli koin Hutt River dan mendapatkan gambar yang diambil dengan Pangeran.
2. Seborga

Ukuran : 10,36 Km2
Sejarah Seborga dimulai pada abad ke 10, ketika wilayah kecil di Italia utara itu dimerdekakan untuk beberapa bhikkhu sehingga mereka bisa membangun sebuah biara. Hampir tujuh ratus tahun kemudian daerah ini direbut oleh Kerajaan Sardinia, yang pernah meliputi sebagian besar Spanyol dan Italia. Tetapi bahkan setelah akhir Kerajaan Sardinia, Seborga tidak pernah secara resmi diklaim oleh negara Italia. Hal ini berlaku selama 200 tahun sampai tahun 1960-an, ketika pemilik sebuah toko bunga lokal bernama Giorgio Carbone mulai berdebat bahwa daerah ini tidak pernah kehilangan otonomi, dan dengan demikian secara teknis merupakan kerajaan yang independen.
Carbone berhasil memenangkan penduduk kota setempat, dan ia segera terpilih sebagai kepala “negara” tidak resmi dari Seborga. Pertengahan tahun sembilan puluhan, 300 warga kota menyatakan kemerdekaan dari Italia. Carbone, yang secara bercanda sudah dikenal sebagai “your tremendousness,” resmi menjadi pangeran dari daerah ini, sebuah gelar yang dipegangnya hingga kematiannya pada tahun 2009. Ia adalah promotor yang paling antusias dari Kerajaan, bertanggung jawab untuk melembagakan bendera, uang , perangko, dan motto “sub umbra sede” (yang berarti “Duduklah di Shade”).
Pemerintah Italia tidak pernah secara resmi mengakui Seborga – warga masih membayar pajak dan sekolahan Italia – tapi mereka tidak putus asa menegakkan simbol-simbol sebagai negara berdaulat, seperti memiliki kesatuan tentara yang berdiri sendiri meskipun hanya beranggotakan satu orang prajurit bernama Lt Antonello Lacalo.
1. The Principality of Sealand

Ukuran : 0,0005 Km2 atau 0,05 Hektar
Dari semua Negara Superminidi dunia, mungkin tidak ada yang setenar dan seterkenal Principality of Sealand, sebuah Negara Supermini yang dibangun di atas laut dari benteng bekas Perang Dunia II di lepas pantai Britania.
Dimulai pada tahun 1967, ketika penyiar radio bajak laut terkenal Paddy Roy Bates menduduki platform dan mulai menggunakannya sebagai hub untuk stasiun “Radio Essex.” Bates mulai menyiarkan tentang benteng “Sealand,” dan pada 1975, ia datang dengan bendera , sebuah lagu kebangsaan, mata uang, dan bahkan paspor.
Tidak seperti kebanyakan Negara Supermini, Sealand telah memperoleh profil yang sangat tinggi di masyarakat internasional. Ini terlihat jelas pada tahun 1968, ketika putra Michael Bates menggunakan senapan untuk menembaki kapal Inggris yang telah memasuki perairan wilayah Sealand. Meskipun dia menyerahkan diri, tapi berhasil mengelak di pengadilan karena Sealand yang cukup jauh dari pantai itu di luar yurisdiksi Inggris. Keputusan ini telah digunakan berkali-kali sebagai bukti kedaulatan Sealand, tetapi masih harus diakui oleh negara besar.
Jerman telah mengutus perwakilan untuk benteng selama apa yang disebut “Insiden Sealand Kedua” pada tahun 1975, ketika seorang warga negara Jerman berusaha mengklaim platform sebelum digulingkan dan dipenjarakan oleh Bates, tetapi Jerman membantah bahwa tindakan ini berarti ia mengakui Sealand sebagai bangsa yang sah.
Dalam beberapa tahun terakhir, Sealand tak lebih dari suatu usaha bisnis daripada sebuah negara. Negara ini dioperasikan sebagai tujuan wisata, bahkan keluarga Bates mencoba menjual Kerajaan seharga 750 juta euro, namun gagal. Baru-baru ini, Bates mengumumkan akan membuat film tentang sejarah Sealand.

talang gabus blog

if (window[‘tickAboveFold’]) {window[‘tickAboveFold’](document.getElementById(“latency-897906519670483293”)); }

negara republik of malossia

Republik Molossia adalah micronation didirikan oleh Kevin Baugh dan bermarkas di dekat Dayton, Nevada.
Baugh terdiri dari rumah (yang dikenal sebagai Gedung Pemerintah), halaman belakang dan halaman depan, serta dua properti lainnya di Southern California dan Pennsylvania. Menurut penulis John Ryan, Molossia adalah “hobi … yang telah mendorong … ke-n derajat.”Awalnya didirikan sebagai proyek masa kanak-kanak pada tahun 1977, Molossia kemudian berevolusi menjadi sebuah entitas teritorial pada akhir 1990-an .

Nama Molossia berasal dari kata Spanyol Morro yang berarti “bukit berbatu-batu kecil.” Baugh mencatat bahwa suku Yunani kuno Molossians tidak berhubungan

Sejarah

Molossia menelusuri asal-usulnya ke masa kanak-kanak proyek micronation – Republik Grand Vuldstein – yang diciptakan oleh Baugh dan James Spielman pada 26 Mei 1977. Vuldstein kepemimpinan – dan seluruh penduduk – terdiri dari Raja James I (Spielman), dan Perdana Menteri Baugh.

Pada 3 September 1999, Baugh menciptakan Republik Molossia sebagai pengganti hari terakhir Vuldstein, dan menyatakan dirinya sebagai presiden.

Wilayah

Molossia terdiri dari tiga properti yang terletak di dalam benua Amerika Serikat dan terdiri dari total luas 5,8 hektar (14,3 hektar).

Dua di antaranya dimiliki oleh Baugh dan istrinya, sementara pemilik ketiga tidak diketahui, tetapi diduga yang ditunjuknya “gubernur”.


Harmony Provinsi ini terletak di dekat Dayton, Nevada dan adalah yang terkecil dari Molossia’s teritori di sedikit di atas 1-hektar (4.000 m2) dalam ukuran. Ini adalah utama keluarga Baugh tempat tinggal, dan tempat yang ditunjuk Molossia modal, Espera.

Yang Protektorat Antrim Baru terletak di lokasi yang tidak diungkapkan di Pennsylvania dan merupakan yang terbesar dari wilayah Molossia yang sedikit di atas delapan acre (3,2 hektar) luasnya. Ini adalah nama untuk County Antrim Irlandia Utara dan memiliki gubernur, Grand Admiral Hess. Hal ini tidak lagi dijalankan oleh Molossia dan telah diserahkan kembali ke Pennsylvania.

Pada bulan Agustus 2003 Baugh membeli areal desa kecil di California Utara. Ini mengacu pada Koloni Farfalla. Properti itu dijual akhir tahun 2005, setelah Baugh Warisan areal lain yang kemudian dinamai Gurun Homestead Propinsi, di California Selatan.Desert Homestead sebelumnya dimiliki oleh Baugh ayah, dan properti sejak saat itu telah dinyatakan sebagai “monumen nasional” berdedikasi kepadanya.

Vesperia adalah nama Molossia klaim 49.881 mil persegi di planet Venus.

Juga, klaim Molossia tempat bernama Neptunus Jauh di Samudera Pasifik Utara.

Kalo mau INFO2 Lain Bisa ke Wikipedia http://en.wikipedia.org/wiki/Republic_of_Molossia

ada petanya sih gan tp ane bingung dimananya amerika ini..


seperti seluruh negara anda harus juga mempunyai VISA


ini adalah Mata Uang Mereka, Terbuat dari Chip Poker
wkakakaka

Spoiler for ada videonya juga ga

tanjungenimnews.blogspot.com

Thursday, April 15, 2010
Termini countries in the world that he was not acknowledged by any country
This is the 10th State supermini in the World, The extent of Less Than 1 Hectare
Written in a fun, event by pimpii on March 31, 2010
When people think about the mini-sized countries, places like Andorra, Monaco, and Luxembourg is often used as an example. But you know that these countries are still very large compared with countries ‘supermini’ follows that spread throughout the world.
This supermini countries, measuring even less than one hectare, are formed for various reasons: from the artistic and political protest as well as the ancient reason for tax evasion. And even though their colleagues more rarely recognized as a legitimate sovereign entity, some of them even had so far with the draft constitution strange, coin money, and hold elections.
Here are ten of the more famous examples.
10. Ladonia

Size: 0.99 km2
In 1980, Swedish artist Lars Vilks build a series of wooden and stone statues on the shore of the nature reserve in Kullaberg Skane, Sweden. A work of art that looks like a strange castle, eventually becoming a popular tourist attraction. They also caused resentment from the local council, which decided that Vilks had illegally built a “house” in a nature reserve and the demands of the building was demolished. Do not want to see her artwork was destroyed, Vilks doing amazing things: he claims that stretch of beach became an independent, sovereign nation free from the law and rules of the Swedish government. Vilks new state called the Kingdom of Ladonia. In the 2000s, Vilks has built up a population of 14 000 – unofficially, because none of them really live there. They consist of a fellow artist friends and other supporters. Ladonia kingdom also claimed to have a currency (called Ortug) and their own national language.
However, this young country that still does not impress Sweden, who never acknowledged him as a legitimate nation.
9. The Kingdom of Redonda
Size: 2.02 km2
The story about the Kingdom of Redonda has been built over many years by a number of artists and novelists, so history is more of a mixture of fact and fiction. In the 1800s Matthew D. Shiell, residents from the Caribbean island of Montserrat, made a claim on the uninhabited rocky island of Redonda. The island is completely isolated, so Sheill has never lived there, but he reigned as “King” from far and bequeath the crown to his son Sheill MP in 1880.
According to legend, Sheill even wrote to the British Queen Victoria, and asked that he recognize him as King of the island, and that she never rebelled against the Queen. MP Sheill later became famous writers, and it was he who first told the story of Redonda and form most of the customs, including the flag and government forces (absolute monarchy). He then handed the crown to his friend John Gawsworth, who was known by the name of King Juan I.
Since then, the crown and power over the 100 ‘residents’ Redonda’ have passed through several hands, and today there are three candidates claim to be King of kings. Probably the most famous of which is the Spanish writer Javier Maria. He has invited the royal ceremony Redonda several artists, including Francis Ford Coppola, Ray Bradbury, and Alice Munro.
8. The Republic of Minerva
Size: 10 Km2
State supermini often formed by groups who hope to advance the political agenda and experimented with new forms of government, and the Republic of Minerva is perhaps the most famous.
State had been built in 1972 by Michael Oliver, a real estate millionaire who imagine a society without taxes or social intrusion by the government. He and his followers do dredging of sand to create an artificial island in the South Pacific, said the new country called the Republic of Minerva.
A group of settlers arrived on the island in January 1972 after building a small tower, this state flag and declare themselves sovereign. Unlike most other supermini State, which is mostly ignored by the international community, the Republic of Minerva actually generate enough interest among South Pacific countries other. After Minerva issued a declaration of independence and began issuing their own money, a small meeting was held between Australia, New Zealand, Tonga, and several other island nations to discuss the implications of a new country in the region.
Tonga immediately declared that the Minerva and nearby reef is part of their country, and sent a small force to retake the island and lowered the flag of Minerva. Republic of Minerva and then abandoned, but that’s just the first of many experimental island countries, some even still exist to this day.
7. The Dominion of Melchizedek
Size: 36.26 km2
Often used as a mini-state tax-free port, the center of fraud and identity theft, and the Dominion of Melchizedek, of course, is one extreme example. The new nation was formed in 1986 by Evan David Pedley and his son Mark Logan Pedley. Using the claim of sovereignty as a shield, over the years in the South Pacific islands (part of Antarctica) has operated as a haven for counterfeit bank and nearly a variety of scams. Dominion issued a passport for $ 10,000 per piece and allegedly selling fake business licenses used by the fraudsters between countries to ensure the authenticity of their company.
Countries have been repeatedly reported as a blatant ploy by the media, but the country still maintained a website and easy to accept applications for citizenship.
6. The Principality of Outer Baldonia
Size: 0.01 km2 or 1 Hectare
Foreign Baldonia Kingdom started in 1948 by a famous journalist named Russell Arundel eccentric. He started the project this country after the smitten on a small island as sport fishing off the coast of Nova Scotia in Canada. He immediately bought the island and built a small fishing cabin and began to visit her in the holiday weekend to get drunk with his friends.
In one late-night drinking session, Arundel and her friends make up the Constitution and the Declaration of Independence for what they called the Kingdom of Foreign Baldonia. They proclaimed government between the groups (those who catch tuna and pay the direct costs will be declared as a “prince”), and develop its own currency. They later released a State Charter which states taxes and women are prohibited on the island, and the country’s main exports are empty beer bottles.
Although Baldonia just considered a joke among friends-theme, but Arundel step further with the register number in the Washington DC office as practiced by the Embassy of the Kingdom to another.
5. Frestonia
Size: 0.007 km2, or 0.7 Ha
In the late 70s, a small collection of vagabonds part of London’s Notting Hill area of the world’s attention after declaring its independence from Britain. Society, who called himself Frestonia, consisting of newcomers and those who have been threatened of eviction by the local council. Want to leave their lifestyle, the residents are united, and after an absolute voting, declared themselves a sovereign nation on Halloween night 1977.
They quickly to the United Nations, and warned that the peacekeepers would be needed if the city council tried to evict them forcibly. Because media coverage is constant, the city council to evict Frestonians difficulties out of their environment.
Residents have the opportunity to build their own nation, they immediately make the newspapers, stamps, national anthem of his own, and even institutions which regularly shows films recording the Sex Pistols concert. In 1982 The Clash even come to the community to record their album Combat Rock.
4. Talossa
Size: not sure, but including parts of Milwaukee, Antarctica, and several French islands
Internet has become a truly nation-building role for the amateur, as a new country – many of them there is only on paper – can use the Web sites and blogs as a way to build up the population and seek support for their struggle.
There is probably no better example than this Talossa, a new state was formed in 1979 when Robert Ben Madison from Milwaukee, Wisconsin 14-year-old. He officially separated itself from the United States in the same year (although only as a state website) and established itself as a constitutional monarchy with the title “King Ben”. At first, Talossa just a joke (“Royal” was originally a bedroom Madison), but in 1995 Talossa become the country’s first supermini who founded a website, and from there the legend and its membership grew rapidly. Shortly thereafter he developed this sect, and the convention called Talossafests are regularly arranged around Milwaukee.
As a ‘state’, Talossa is one of the fully conscious culture. In addition to writing the national anthem (“Standing Erect, Talossans”), the most impressive was a 25 000 word dictionary consisting of their own invented language, called the Tongue Talossan.
As one of the oldest countries in the world supermini, Talossa has become famous throughout the world. Amazingly again in 2004, a group of citizens to rebel against the crown and formed the Republic Talossa.
3. Hutt River Province

Size: 74.85 km2
Very little supermini State recognized by states bigger that they are “separate themselves” from its mother country, with the exception of Australia ‘s Hutt River Province. Its history in 1970, when Leonard Casley, a farmer from outside the city of Perth, at odds with government officials on the quota of wheat. Because there is no reasonable compromise has been reached, Casley took a gap in English law and stated that he and his 75 square kilometer property has separated itself from the state of Western Australia.
An error and lags in the Australian government in response to claims Casley, resulting Casley received some extraordinary legitimacy, and when he was threatened with prosecution he simply declared himself as “Your Highness, Prince Leonard of Hutt,” in order to take advantage of the ancient law which makes King was immune to arrest.
Since then, the Hutt River Province, or the Royal Hutt River, as is now known, has been in the legal gray area. Residents are not taxed in Australia, but the government still did not officially recognize this supermini State as a sovereign entity. After the independence of Hutt River was obtained by de facto, Leonard immediately draft the statute, flag and currency called the Dollar Hutt River.
To this day the Kingdom and the Hutt River and even become a tourist destination where visitors can buy a coin Hutt River and get a picture taken with the Prince.
2. Seborga
Size: 10.36 km2
Seborga history began in the 10th century, when a small region in northern Italy was freed for a few monks so they could build a monastery. Nearly seven hundred years later this area is annexed by the Kingdom of Sardinia, which had included most of the Spanish and Italian. But even after the end of the Kingdom of Sardinia, Seborga has never formally claimed by the Italian state. This is valid for 200 years until the 1960s, when the owner of a local florist named Giorgio Carbone began to argue that this area never lost autonomy, and thus technically was an independent kingdom.
Carbone won the local townspeople, and he was immediately elected as head of the “state” of Seborga unofficial. The mid-nineties, 300 citizens of the city declared independence from Italy. Carbone, who was known jokingly as “your tremendousness,” officially became the prince of this region, a title he held until his death in 2009. He is the most enthusiastic promoters of the Kingdom, is responsible for instituting the flag, currency, stamps, and the motto “sub umbra sede” (which means “Sit on the Shade”).
The Italian government has never officially admitted Seborga – residents still pay school taxes and Italy – but they’re not desperate to uphold the symbols as a sovereign state, such as having a stand-alone army units even though only five of one soldier named Lt. Antonello Lacalo.
1. The Principality of Sealand
Size: 0.0005 km2 or 0.05 Hectares
Of all the State Superminidi world, perhaps none as famous as famous as the Principality of Sealand and, a State supermini built on the sea from the former World War II fort off the coast of Britain.
Starting in 1967, when the famous pirate radio broadcaster Paddy Roy Bates occupied the platform and began to use it as a hub for the stations “Radio Essex.” Bates started broadcasting on the fort “Sealand,” and in 1975, it came with a flag, an anthem, currency, and even passports.
Unlike most countries supermini, Sealand has obtained a very high profile in the international community. This is seen clearly in 1968, when son Michael Bates uses a rifle to fire on British ships which had entered the territorial waters Sealand. Although he gave himself up, but managed to dodge the courts because of Sealand is sufficiently far from the beach outside the jurisdiction of the English. This decision has been used many times as evidence of the sovereignty of Sealand, but still great to be recognized by the state.
Germany has sent representatives to the castle during the so-called “Sealand Second Incident” in 1975, when a German citizen trying to claim the platform before the deposed and imprisoned by Bates, but Germany has denied that this action means that he recognizes the legitimate Sealand as a nation.
In recent years, Sealand was nothing more than a business venture rather than a state. This country is operated as a tourist destination, even the Bates family tried to sell the kingdom for 750 million euros, but failed. Recently, Bates announced that it will make a film about the history of Sealand.
Marked as: micronations, mini-world countries, countries supermini, the smallest government
gutters cork blog
Posted by romadhon at 04:33 0 comments Links to this post
republic of malossia

Micronation Molossia Republic is established by Kevin Baugh and headquartered near Dayton, Nevada.
Baugh consists of a house (known as Government House), backyard and front yard, and two other properties in Southern California and Pennsylvania. According to writer John Ryan, Molossia is “a hobby … which has led … to the nth degree.” Originally established as an early childhood project in 1977, Molossia later evolved into a territorial entity in the late 1990s.

Molossia name comes from Morro Spanish word meaning “small rocky hill.” Baugh noted that the ancient Greek tribe Molossians unrelated

History

Molossia trace its origins to the early childhood project micronation – Republic Grand Vuldstein – created by Baugh and James Spielman on May 26, 1977. Vuldstein leadership – and the entire population – consists of King James I (Spielman), and Prime Minister Baugh.

On 3 September 1999, Baugh created the Republic Molossia Vuldstein instead of the last day, and declared himself president.

Region

Molossia consists of three properties located within the continental United States and comprises a total area of 5.8 hectares (14.3 acres).

Two of them are owned by Baugh and his wife, while the third owner is unknown but thought to its designated “governor”.

Provincial Harmony is located near Dayton, Nevada and is the smallest of Molossia’s territory in a little over one-hectare (4,000 m2) in size. This is the main Baugh family residence, and place designated capital Molossia, Espera.

The Protectorate of New Antrim is located at an undisclosed location in Pennsylvania and is the largest of the region Molossia a little over eight acres (3.2 hectares) area. It is named for County Antrim Northern Ireland and has the governor, the Grand Admiral Hess. This is no longer run by Molossia and have been transferred back to Pennsylvania.

In August 2003 Baugh buy a small village area in Northern California. This refers to the Colonies Farfalla. The property was sold late in 2005, after Baugh Inheritance other areas later named Province Desert Homestead, Homestead Selatan.Desert California previously owned by Baugh’s father, and the property has since been declared a “national monument” dedicated to him.

Vesperia is a claim Molossia 49 881 square miles on the planet Venus.

Also, claims Molossia place called Neptune’s Deep in the North Pacific Ocean.

Others can if you want to INFO2 to Wikipedia http://en.wikipedia.org/wiki/Republic_of_Molossia

There’s a map tp ane gan confused American dimananya this ..

like all countries you should also have a VISA

They are Currencies, Made of Poker Chips
wkakakaka

Spoiler for there are also video ga

Read more: http://haxims.blogspot.com/2010/02/republic-of-molossia-negara-republik.html # ixzz0lAfPykLA
Under the Creative Commons License: Attribution Non-Commercial No Derivatives
gutters cork blog
Posted by romadhon at 04:29 0 comments Links to this post………………….

This entry was posted in ((TANJUNGENIMNEWS) teraneh, berbahaya, dan terunik di dunia. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s